BAPAS SERANG UPAYAKAN ABH TIDAK DITAHAN

Serang, INFO_PAS – Jajaran Balai Pemasyarakatan (Bapas) Serang melakukan kunjungan ke panti sosial Ar Irsyad Serang, Kamis (18/9). Kunjungan ini untuk berkoordinasi terkait kemungkinan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dapat ditempatkan di panti tersebut.

“Kami mengupayakan agar ABH dapat dititipkan di panti sosial sehingga tidak ditahan,” ujar Kepala Bapas (Kabapas) Serang, Setyo Pratiwi, yang pada kesempatan itu didampingi Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Anak dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Serang.

Kabapas Serang beserta rombongan diterima langsung oleh Kepala Panti Al Irsyad, Bukhori Arsyad. “Saat ini panti Al Irsyad belum pernah menerima anak yang pernah terlibat hukum,” ungkapnya.

MEskipun begitu, secara umum pihak panti menyambut baik tawaran kerjasama dari Bapas Serang untuk menitipkan ABH. Pihak Bapas pun berjanji akan selektif memilih ABH yang akan dititipkan bila kerjasama tersebut dapat terjalin.

Sebagai informasi, panti sosial Ar Irsyad saat ini memberikan pendidikan kepada anak asuhnya dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Selain itu juga terdapat beasiswa bagi anak yang berprestasi. (THS)

panti_ok

 

Dipublikasi di JURNAL | Tinggalkan komentar

BAPAS SERANG TAMBAH JAM PELAYANAN

Bapas-Serang-0481-635x350SERANG, INFO_PAS. Mulai bulan Juni 2014, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Serang menambah jam pelayanan dan hari kerja. Jika sebelumnya pelayanan di Bapas ini hanya pada hari Senin sampai dengan Jumat, maka sejak awal Juni ini pelayanan juga dilakukan pada hari Sabtu.

Kepala Bapas Serang Setyo Pratiwi mengatakan bahwa kebijakan ini diterapkan dalam rangka persiapan menghadapi diberlakukannya Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), pada 1 Agustus mendatang.

“Hari Sabtu adalah hari libur bagi pegawai Bapas Serang, namun akan ada dua orang pegawai yang piket untuk memberikan pelayanan di hari Sabtu,” kata Tiwi , Selasa (3/6).

Lanjut, Tiwi juga menjelaskan bahwa UU SPPA menuntut Bapas dan PK Bapas untuk bekerja secara profesional dan mampu menyelesaikan laporan penelitian kemasyarakatan (litmas) dalam waktu 3 hari. “Hal ini menuntut Bapas memberikan pelayanan yang maksimal kepada setiap pemangku kepentingan,  salah satunya adalah Kepolisian, Polisi itu tugasnya 24 jam, kami harus menyesuaikan,” katanya.

Wilayah kerja Bapas Serang meliputi seluruh Provinsi Banten, pada akhir Mei 2014, tercatat memiliki klien pemasyarakatan sebanyak 2048 orang.   Dengan 23 orang pegawai di Bapas Serang, Tiwi bertekad memberikan pelayanan yang terbaik pada program integrasi di Lapas dan Rutan.

“Hampir seluruh Lapas dan Rutan kerjanya 6 hari, kami juga ingin memberikan waktu pelayanan kepada mereka,” pungkas Tiwi.

Dipublikasi di JURNAL | Tinggalkan komentar